UTS - ILMU SOSIAL DAN BUDAYA KAMPUS ITBI MILENIAL
1. Jelaskan peran dan fungsi sains dan teknologi dalam perdaban manusia !
Jawab:
Dalam kehidupan manusia, sains dan teknologi digunakan sebagai acuan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan beserta isinya, serta digunakan sebagai alat untuk mengeksploitasi, mengolah ,dan memanfaatkannya untuk pemenuhan kebutuhan manusia. Jika melihat fenomena perkembangan peradaban manusia dari masa ke masa, kita akan melihat bagaimana peran sains dan teknologi yang sangat sentral. Dalam peradaban manusia, kemajuan sains dan teknologi tidak hanya memberikan manfaat bagi manusia namun juga dapat menimbulkan kerugian.
Jelaskan hubungan manusia sains dan teknologi !
Jawab:
Manusia sebagai alat untuk menciptakan suatu hal baru yang dapat menguntungkan sesama manusia
Sains merupakan informasi yang memberikan gambaran tertentu dan penjelasan tentang pola tingkah laku sistem tersebut
Teknologi sebagai dari bagian himpunan informasi dalam pengetahuan ilmiah yang berisikan informasi
Seni adalah bentuk ekspresi yang dicurahkan dari dalam jiwa manusia
Hubungan manusia dengan sains dan teknologi merupakan hal yang biasa, karena manusia tidak akan lelah akan keinginannya, serta sains merupakan sumber ilmu yang tidak ada habisnya dan teknologi merupakan ciptaan/karya dari manusia tersebut. Seni merupakan sesuatu yang berhubungan dengan karya cipta seseorang yang dihasilkan dari unsur rasa.
Jawab
Manfaat Keindahan Bagi Manusia
Apapun yang ada didunia ini semua bermanfaat, keindahan yang tiada habisnya didunia tentu saja memiliki manfaat yang begitu besar. Dengan adanya keindahan akan membuat perasaan menjadi tenang dan tentram. Keindahan yang alami dapat memunculkan suatu inspirasi yang sungguh luar biasa. Karena dengan sesuatu yang indah akan membuat pikiran kita menjadi lebih jernih, sehingga lebih mudah untuk mendapatkan inspirasi.
Jawab:
Manusia Pencipta dan Pendukung Keindahan
Paul valery, estetika/ keindakan timbul tatkala filsuf “terbuka pikiran dan hatinya” untuk menyelidiki dan merasakan sesuatu ‘tidak wajar atau tidak seharusnya dan mengharukan’, seperti penindasan, perampasan hak hak, tragedi pembunuhan, mengkultuskan dsb. Estetika/ sesuatu yang indah : “diciptakan oleh manusia”; wujud konkritnya berupa sebuah karya bersumber dari unsur cipta, rasa dan karsa. Karya karya itu berbentuk, ilmu pengetahuan, teknologi, seni musik, tari, lukis, puisi, drama, teatre, kriya, bangunan gedung, rumah, menara dan peralatan berguna bagi hidup manusia.
Manusia (jamak) : masyarakat yang kapasitas dan perananya sebagai “pengguna, pelestari, dan pengembang” hasil karya manusia berupa ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, bangunan gedung, menara, kriya dan peralatan peralatan yang dihasilkan oleh manusia sebelumnya, maupun di jamanya.
Sebagai makhluk budaya, manusia mutlak ‘membutuhkan keindahan' disetiap segi hidupnya. Baik yang berhubungan dengan “diri sendiri, orang lain, lingkungan hidup, peralatan, aksesori, kesenangan/ hoby dan hal hal sepiritual / imanen”.
Manusia merasa “lega, puas, mantap, percaya diri, tenang, bahagia dan terasa indah”, jika semua yang diinginkan dapat terwujut seperti yang diharapkan/ dibutuhkan. Segala usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan kualitas dan memenuhi kebutuhan hidupnya agar menjadi “lebih indah, bahagia dan lebih tentram”. Keindahan : selalu berhubungan dengan “perasaan, cita rasa dan kualita hidup”.
Kebutuhan manusia akan estetika meliputi hal bersifat “jasmani, rokhani, pribadi/ individu, dan kolektif/ sosial”.
Jawab:
Terjadinya pelapisan sosial
> Terjadi dengan sendirinya.
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yagn menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdaarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena sifanya yang tanpa disengaja inilah maka bentuk pelapisan dan dasar dari pada pelaisan ini bervariasi menurut tempat, waktu dan kebudayaan masyarakat dimanapun sistem itu berlaku. Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya, maka kedudukan seseorang pada suatu strata tertentu adalah secara otomatis, misalnya karena usia tua, karena pemilikan kepandaian yang lebih, atau kerabat pembuka tanah, seseorang yang memiliki bakat seni, atau sakti.
> Terjadi dengan disengaja
Sistem palapisan ini disusun dengan sengaja ditujuan untuk mengejar tujuan bersama. Didalam pelapisan ini ditentukan secar jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanini, maka didalam organisasi itu terdapat peraturan sehingga jelas bagi setiap orang yang ditempat mana letakknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam organisasi baik secar vertical maupun horizontal.sistem inidapat kita lihat misalnya didalam organisasi pemeritnahan, organisasi politik, di perusahaan besar. Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua sistem ialah :
– sistem fungsional : merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat, misalnya saja didalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepala seksi, dan lain-lain
– sistem scalar : merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas (vertikal)
Jawab:
adanya pelapisan dalam masyarakat berawal dari adanya sesuatu yang dihargai. Sesuatu yang dihargai itu mungkin memiliki nilai ekonomis misalnya ternak, tanah, uang, dan benda-benda lainnya. Mungkin juga tidak bernilai ekonomis tetapi mempunyai nilai mana misalnya keturunan, kekuasaan, kesalehan, dan pendidikan.
Mereka yang memiliki sesuatu yang berharga dalam jumlah yang besar dipandang memiliki status mana yang tinggi dalam masyarakat dan merupakan lapisan mana golongan atas, sedang yang memiliki sedikit termasuk lapisan bawah.
Dari segi keturunan, mereka yang memiliki darah ningrat disebut orang bangsawan, sedang yang tidak memiliki darah ningrat disebut orang kebanyakan.Walaupun kini feodalisme telah pudar, namun dalam mana semua masyarakat di Indonesia, termasuk masyarakat Rote Ndao, darah ningrat masih dihargai.
Jawab:
1. Lingkungan sebagai tempat tinggal(Habitat).
Lingkungan yang baik dan terawat akan menjadi habitat atau tempat tinggal yang baik bagi manusia dan hewan. Dengan linkungan yang baik dan terawat atau lingkungan yang terjaga kelestariannya, makhluk hidup dapat berinteraksi dan berkembang biak dengan baik untuk meneruskan keturunannya.
Lingkungan hidup secara alami menyediakan sumber makanan bagi makhluk hidup yang ada di dalamnya. Sumber makanan yang dibutuhkan oleh manusia bisa berupa tumbuhan dan hewan. Ketersediaan sumber makanan ini secara mekanisme membentuk apa yang di maksud dengan rantai makanan (piramida makanan). Piramida makanan ini harus terjaga dengan baik, karena satu saja dari piramida makanan itu terputus atau musnah, maka akan berakibat fatal bagi kelangsunngan hidup makhluk yang lainnya termasuk manusia.Untuk memudahkan pemahaman kita tentang piramida atau rantai makanan ini, mari kita pahami contoh berikut: Padang rumput merupakan bahan makanan ternak seperti sapi, kambing dll. Apabila padang rumput tersebut musnah maka akibatnya segala binatang pemakan rumput seperti sapi dan kambing tersebut ikut mati atau musnah, karena tidak punya bahan makanan. Karena binatang pemakan rumput musnah maka akibatnya binatang pemakan daging seperti Harimau dan serigala juga ikut musnah karena tidak ada binatang pemakan rumput yang bisa dimakan, begitu seterusnya sampai mempengaruhi kelangsungan hidup manusia.
Jawab: Prinsip - prinsip pembangunan berkelanjutan yang diterapkan dalam implementasi pembangunan berkelanjutan antara lain :
Equity (Pemerataan)
Pemerataan dalam pembangunan berkelanjutan menjadi tujuan utama. Pemerataan dianggap mampu meminimalisasi disparitas baik ekonomi dan sosial serta kesempatan yang seimbang bagi masyarakat.
Ekonomi
Dalam pembangunan berkelanjutan, pendekatan pembangunan di aspek ekonomi menitikberatkan pada peningkatan keahlian untuk para pekerja agar mampu meningkatkan daya saing mereka dalam memperoleh pekerjaan yang layak, menonjolkan kerjasama ekonomi strategis, serta meningkatkan performa infrastruktur dasar seperti perumahan, air, jalan, dll bahkan infrastruktur informasi. Berbeda dengan kota-kota yang tidak menerapkan pembangunan berkelanjutan karena kota dengan model pembangunan ini menonjolkan kompetisi antar sektor dan masyarakat, pengembangan industri besar serta ekspansi ekonomi besar-besar dan ketergantungan terhadap dunia bisnis yang begitu besar. Kota-kota yang menerapkan pembangunan berkelanjutan memiliki kondisi sosial ekonomi yang kondusif karena ada rasa tanggungjawab bersama antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam penciptaan modal tenaga kerja dan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Energi
penerapan penghematan energi merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Contohnya yang diterapkan adalah mengoptimalkan pembangunan bangunan dengan pencahayaan alami sebanyak mungkin, mengutamakan pengembangan sistem transportasi umum, massal, dan hemat energi dan bukan justru pro terhadap penggunaan kendaraan-kendaraan pribadi di jalan.
Ekologi
Prinsip pelestarian ekologi dalam pembangunan berkelanjutan diterapkan melalui penggunaan lahan campuran (mixed use) semaksimal mungkin, sistem transportasi dan bangunan yang saling terintegrasi, memperhatikan keberadaan ruang terbuka, ruang hijau, dan membatasi pemekaran kota secara berlebihan.
Engagement (Peran Serta)
Bentuk pembangunan berkelanjutan dapat dilakukan melalui peningkatan dan optimalisasi peran serta masyarakat dalam proses pembangunan lingkungan. Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat dan mampu menampung aspirasi atau masukan dari masyarakat.
Jawab: beberapa fungsi keluarga dari berbagai aspek berikut ini!
1. Fungsi Biologis dalam Keluarga
Seperti yang kita ketahui, baik pria maupun wanita sama-sama memiliki kebutuhan biologis. Fungsi keluarga dalam memenuhi kebutuhan biologis ini sangat penting. Saat suami dan istri saling memenuhi kebutuhan biologis, aktivitas tersebut akan berlanjut pada tahap reproduksi atau meneruskan keturunan. Keluarga adalah sarana reproduksi yang paling tepat. Setelah fungsi biologis dari suami dan istri terpenuhi, maka terjadi proses pengembangbiakan untuk melangsungkan keturunan dari keluarga tersebut.
2. Fungsi Pemeliharaan dalam Keluarga
Sebagaimana yang kita ketahui, keluarga adalah sarana yang sah secara hukum dan agama untuk meneruskan keturunan. Akan tetapi, fungsi keluarga tidak hanya sebatas memproduksi anak saja, tetapi juga memeliharanya dengan mencukupi segala kebutuhan lahiriah dan batiniahnya. Membesarkan anak adalah salah satu fungsi dari keluarga yang tidak bisa diganggu gugat. Nah, apa saja yang harus dilakukan oleh sebuah keluarga untuk memberi perawatan yang terbaik untuk anaknya? Keluarga harus menyediakan makanan, tempat tinggal, kasih sayang, perlindungan, dan keamanan bagi anak maupun seluruh anggota keluarga.
3. Fungsi “Rumah” dalam Keluarga
Yang dimaksud dari fungsi keluarga sebagai “rumah” bukan hanya sekedar menyediakan tempat tinggal saja, tapi juga membuat seluruh anggota keluarga merasa seperti memiliki “rumah” sebagai tempat perlindungan yang menawarkan rasa aman dan proteksi yang baik. Sebuah “rumah” di dalam keluarga akan memberikan dukungan emosional dan psikologis untuk semua anggota keluarga. Di samping itu, fungsi “rumah” dalam keluarga adalah memenuhi kebutuhan cinta bagi setiap anggota keluarga tersebut.
4. Fungsi Sosialisasi dalam Keluarga
Fungsi keluarga yang satu ini juga tidak kalah penting dengan tiga fungsi yang sudah disebutkan sebelumnya. Keluarga memainkan peran penting dalam proses sosialisasi. Di dalam keluarga, seorang anak akan belajar tentang nilai, norma, moral, dan cara untuk menjalin komunikasi dengan orang lain di luar keluarga. Selain itu, keluarga adalah tempat untuk membentuk karakter pada masing-masing anggota keluarga, terutama anak. Dari keluarga, anak bisa belajar mengenai hal-hal baik dan buruk maupun yang salah atau benar. Melalui proses sosialisasi dalam keluarga, anak akan menjadi manusia sosial dengan karakter yang baik.
5. Fungsi Ekonomi dalam Keluarga
Sejak zaman dahulu, fungsi ekonomi di dalam keluarga sudah berjalan tanpa kita sadari. Keluarga adalah tempat di mana kita bisa memperoleh makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kebutuhan materi lainnya. Keluarga akan memberikan dukungan finansial untuk masing-masing anggota keluarganya. Fungsi ekonomi dalam keluarga meliputi pencarian nafkah, manajemen keuangan, dan penggunaan dana untuk memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan dalam sebuah keluarga.
6. Fungsi Pendidikan dalam Keluarga
Keluarga adalah tempat pertama untuk memberikan pendidikan dan didikan kepada setiap anggota keluarganya, terutama bagi anak-anak. Keluarga adalah sarana pertama untuk mengajarkan membaca atau berhitung, mengenalkan segala pengetahuan dalam kehidupan, mengajarkan keterampilan, dan memberikan panduan mengenai proses jual-beli. Tanpa kita sadari, orang tua pasti pernah mengajarkan salah satu hal tersebut, bukan? Bahkan, sebelum anak mendapat materi pendidikan ini di sekolah, sering kali orang tua lebih dulu mengajarkan pendidikan dasar tersebu kepada anak-anaknya.
10. Jelaskan tahap pertumbuhan individu !
Jawab:
Tahap-tahap perkembangan manusia yaitu:
1. Balita, memiliki ciri-cirinya : mulai mengenal lingkungan, membutuhkan perhatian khuhus dari orang tua, senang bermain, bersifat kekanak-kanakan (manja), cenderung keras kepala, membutuhkan zat gizi yang banyak, hormone pertumbuhan dihasilkan secara meningkat.
2. Kanak-kanak, memiliki ciri-cirinya : gigi susu mulai tanggal dan gigi permanen mulai tumbuh, pertumbuhan jiwa yang stabil, daya ingat kuat, mematuhi segala perintah gurunya, mudah menghafal tetapi mudah juga melupakan, sifat keras kepala mulai berkembang dan lebih cepat menerima pengertian karena kemampusn logika mulai berkembang.
3. Remaja, memiliki ciri-cirinya : mulai memperhatikan penampilan, mudah cemas dan bingung bila adanya perubahan psikis, tidak mau dibatasi aktivitasnya, mulai memilih teman yang cocok, tidak mau diperhatikan seperti anak kecil, selalu ingin mencoba hal-hal yang baru, senang meniru idola tau berkhayal, mulai bersikap kritis, mulai menghasilkan hormon reproduksi.
4. Dewasa, memiliki ciri-cirinya : daya piker cepat, berfikir kristis, sudah memiliki pendirian yang tetap, sudah menetapkan lingkungan yang cocok, sudah dapat memilih pasangan hidup yang dianggap cocok, organ reproduksi sudah matang dan sempurna, hormone pertumbuhan sudah tidak dihasilkan lagi.
5. Manula, memiliki ciri-cirinya : daya pikir lambat, terkadang mudah tersinggung, pendirian dan pemikiran sudah tetap, terkadang bersifat kekanak-kanakan, rambut putih, kulit keriput, gigi mulai tanggal dan menjadi ompong, mata mulai rabun.elaskan prinsip-prinsip dasar pembangunan berkelanjutan !
Jawab
Prinsip - prinsip pembangunan berkelanjutan yang diterapkan dalam implementasi pembangunan berkelanjutan antara lain :
Equity (Pemerataan)
Pemerataan dalam pembangunan berkelanjutan menjadi tujuan utama. Pemerataan dianggap mampu meminimalisasi disparitas baik ekonomi dan sosial serta kesempatan yang seimbang bagi masyarakat.
Ekonomi
Dalam pembangunan berkelanjutan, pendekatan pembangunan di aspek ekonomi menitikberatkan pada peningkatan keahlian untuk para pekerja agar mampu meningkatkan daya saing mereka dalam memperoleh pekerjaan yang layak, menonjolkan kerjasama ekonomi strategis, serta meningkatkan performa infrastruktur dasar seperti perumahan, air, jalan, dll bahkan infrastruktur informasi. Berbeda dengan kota-kota yang tidak menerapkan pembangunan berkelanjutan karena kota dengan model pembangunan ini menonjolkan kompetisi antar sektor dan masyarakat, pengembangan industri besar serta ekspansi ekonomi besar-besar dan ketergantungan terhadap dunia bisnis yang begitu besar. Kota-kota yang menerapkan pembangunan berkelanjutan memiliki kondisi sosial ekonomi yang kondusif karena ada rasa tanggungjawab bersama antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam penciptaan modal tenaga kerja dan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Energi
penerapan penghematan energi merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Contohnya yang diterapkan adalah mengoptimalkan pembangunan bangunan dengan pencahayaan alami sebanyak mungkin, mengutamakan pengembangan sistem transportasi umum, massal, dan hemat energi dan bukan justru pro terhadap penggunaan kendaraan-kendaraan pribadi di jalan.
Ekologi
Prinsip pelestarian ekologi dalam pembangunan berkelanjutan diterapkan melalui penggunaan lahan campuran (mixed use) semaksimal mungkin, sistem transportasi dan bangunan yang saling terintegrasi, memperhatikan keberadaan ruang terbuka, ruang hijau, dan membatasi pemekaran kota secara berlebihan.
Engagement (Peran Serta)
Bentuk pembangunan berkelanjutan dapat dilakukan melalui peningkatan dan optimalisasi peran serta masyarakat dalam proses pembangunan lingkungan. Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat dan mampu menampung aspirasi atau masukan dari masyarakat.
9. Jelaskan fungsi keluarga dalam kehidupan manusia!
Jawab: beberapa fungsi keluarga dari berbagai aspek berikut ini!
1. Fungsi Biologis dalam Keluarga
Seperti yang kita ketahui, baik pria maupun wanita sama-sama memiliki kebutuhan biologis. Fungsi keluarga dalam memenuhi kebutuhan biologis ini sangat penting. Saat suami dan istri saling memenuhi kebutuhan biologis, aktivitas tersebut akan berlanjut pada tahap reproduksi atau meneruskan keturunan. Keluarga adalah sarana reproduksi yang paling tepat. Setelah fungsi biologis dari suami dan istri terpenuhi, maka terjadi proses pengembangbiakan untuk melangsungkan keturunan dari keluarga tersebut.
2. Fungsi Pemeliharaan dalam Keluarga.
Sebagaimana yang kita ketahui, keluarga adalah sarana yang sah secara hukum dan agama untuk meneruskan keturunan. Akan tetapi, fungsi keluarga tidak hanya sebatas memproduksi anak saja, tetapi juga memeliharanya dengan mencukupi segala kebutuhan lahiriah dan batiniahnya. Membesarkan anak adalah salah satu fungsi dari keluarga yang tidak bisa diganggu gugat. Nah, apa saja yang harus dilakukan oleh sebuah keluarga untuk memberi perawatan yang terbaik untuk anaknya? Keluarga harus menyediakan makanan, tempat tinggal, kasih sayang, perlindungan, dan keamanan bagi anak maupun seluruh anggota keluarga.
3. Fungsi “Rumah” dalam Keluarga.
Yang dimaksud dari fungsi keluarga sebagai “rumah” bukan hanya sekedar menyediakan tempat tinggal saja, tapi juga membuat seluruh anggota keluarga merasa seperti memiliki “rumah” sebagai tempat perlindungan yang menawarkan rasa aman dan proteksi yang baik. Sebuah “rumah” di dalam keluarga akan memberikan dukungan emosional dan psikologis untuk semua anggota keluarga. Di samping itu, fungsi “rumah” dalam keluarga adalah memenuhi kebutuhan cinta bagi setiap anggota keluarga tersebut.
4. Fungsi Sosialisasi dalam Keluarga.
Fungsi keluarga yang satu ini juga tidak kalah penting dengan tiga fungsi yang sudah disebutkan sebelumnya. Keluarga memainkan peran penting dalam proses sosialisasi. Di dalam keluarga, seorang anak akan belajar tentang nilai, norma, moral, dan cara untuk menjalin komunikasi dengan orang lain di luar keluarga. Selain itu, keluarga adalah tempat untuk membentuk karakter pada masing-masing anggota keluarga, terutama anak. Dari keluarga, anak bisa belajar mengenai hal-hal baik dan buruk maupun yang salah atau benar. Melalui proses sosialisasi dalam keluarga, anak akan menjadi manusia sosial dengan karakter yang baik.
5. Fungsi Ekonomi dalam Keluarga.
Sejak zaman dahulu, fungsi ekonomi di dalam keluarga sudah berjalan tanpa kita sadari. Keluarga adalah tempat di mana kita bisa memperoleh makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kebutuhan materi lainnya. Keluarga akan memberikan dukungan finansial untuk masing-masing anggota keluarganya. Fungsi ekonomi dalam keluarga meliputi pencarian nafkah, manajemen keuangan, dan penggunaan dana untuk memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan dalam sebuah keluarga.
6. Fungsi Pendidikan dalam Keluarga.
Keluarga adalah tempat pertama untuk memberikan pendidikan dan didikan kepada setiap anggota keluarganya, terutama bagi anak-anak. Keluarga adalah sarana pertama untuk mengajarkan membaca atau berhitung, mengenalkan segala pengetahuan dalam kehidupan, mengajarkan keterampilan, dan memberikan panduan mengenai proses jual-beli. Tanpa kita sadari, orang tua pasti pernah mengajarkan salah satu hal tersebut, bukan? Bahkan, sebelum anak mendapat materi pendidikan ini di sekolah, sering kali orang tua lebih dulu mengajarkan pendidikan dasar tersebu kepada anak-anaknya.
10. Jelaskan tahap pertumbuhan individu !
Jawab: Tahap-tahap perkembangan manusia yaitu:
1. Balita, memiliki ciri-cirinya : mulai mengenal lingkungan, membutuhkan perhatian khuhus dari orang tua, senang bermain, bersifat kekanak-kanakan (manja), cenderung keras kepala, membutuhkan zat gizi yang banyak, hormone pertumbuhan dihasilkan secara meningkat.
2. Kanak-kanak, memiliki ciri-cirinya : gigi susu mulai tanggal dan gigi permanen mulai tumbuh, pertumbuhan jiwa yang stabil, daya ingat kuat, mematuhi segala perintah gurunya, mudah menghafal tetapi mudah juga melupakan, sifat keras kepala mulai berkembang dan lebih cepat menerima pengertian karena kemampusn logika mulai berkembang.
3. Remaja, memiliki ciri-cirinya : mulai memperhatikan penampilan, mudah cemas dan bingung bila adanya perubahan psikis, tidak mau dibatasi aktivitasnya, mulai memilih teman yang cocok, tidak mau diperhatikan seperti anak kecil, selalu ingin mencoba hal-hal yang baru, senang meniru idola tau berkhayal, mulai bersikap kritis, mulai menghasilkan hormon reproduksi.
4. Dewasa, memiliki ciri-cirinya : daya piker cepat, berfikir kristis, sudah memiliki pendirian yang tetap, sudah menetapkan lingkungan yang cocok, sudah dapat memilih pasangan hidup yang dianggap cocok, organ reproduksi sudah matang dan sempurna, hormone pertumbuhan sudah tidak dihasilkan lagi.
5. Manula, memiliki ciri-cirinya : daya pikir lambat, terkadang mudah tersinggung, pendirian dan pemikiran sudah tetap, terkadang bersifat kekanak-kanakan, rambut putih, kulit keriput, gigi mulai tanggal dan menjadi ompong, mata mulai rabun.
Komentar
Posting Komentar